RSS

Surat Bertinta Ungu

13 Jan

Aku merindukanmu. Maaf, aku tahu kamu pasti merasa aneh. Tapi aku benar-benar merindukanmu.

Eunhyuk memandang surat itu berkali-kali. Tidak ada kalimat lain disana. Dia tahu, surat itu adalah surat dari fansnya. Karena ia dapatkan dari tumpukan surat yang diberikan oleh manajernya tadi siang. Tapi isi surat itu berbeda. Biasanya surat-surat itu akan menuliskan hal yang sama ‘oppa saranghae, semangat, jaga kesehatan’ kalimat-kalimat seperti itu. Tidak ada yang bilang merindukannya. Sangat aneh bukan jika kau merindukan orang yang dengan mudahnya bisa kau temukan di televisi, radio, dan internet?

Eunhyuk melipat surat bertinta ungu itu dan menyimpannya di sebuah kotak bersama surat-surat dari penggemarnya yang lain.

 

Aku ingin mendengar suaramu, aku ingin melihat wajahmu. Oh, aku benar-benar rindu padamu.

Ini surat kedua yang Eunhyuk dapat. Masih orang yang sama, tulisan yang sama, dan tinta yang sama. Tidak ada nama pengirim tentu saja.

seperti biasa dia melipat surat itu dan memasukannya ke dalam kotak.

 

*

 

Membaca surat bertinta ungu itu sekarang menjadi hobi barunya. Eunhyuk menjadi sangat penasaran siapakah si penulis surat itu. Kenapa selalu tersirat kerinduan di dalam surat-suratnya? Dia kan tidak pernah cuti.

Eunhyuk membuka surat bertinta ungu itu. Hanya satu kalimat, tapi dapat membuat wajahnya panas seketika.

 

Maaf, aku telah mengotorimu.

Pikirannya segera berimajinasi dengan liar. Seseksi itukah dia sampai seorang gadis memimpikannya menjadi teman tidurnya?

 

Ini sudah 1 bulan surat bertinta ungu itu tidak pernah mampir lagi di kotak suratnya.

“aku merindukanmu juga.” ucapnya tanpa sadar sambil memandang surat-surat itu di kotaknya yang berwana ungu juga. Eunhyuk sengaja memilih kotak yang berbeda untuk menyimpan surat itu.

Dia menolak jika menyatakan si pengirimnya adalah orang yang spesial baginya. Tapi tidak bisa dipungkiri, hatinya tergelitik untuk mengetahui siapa si penulis surat itu.

 

Eunhyuk kembali menatap surat bertinta ungu yang ada dalam genggamannya. Surat itu berada bersama surat-surat lainnya yang diberikan manajer tadi siang. Hanya ada 2 kalimat.

 

Temui aku di han gang besok malam. Aku akan memakai syal ungu.

 

Hanya itu. Eunhyuk tersenyum, gadis ini benar-benar penuh percaya diri. Bagaimana bisa dia begitu yakin bahwa dirinya akan memenuhi permintaannya itu? Tapi Eunhyuk memang tidak ingin menolaknya.

 

Malam itu Eunhyuk siap dengan hoodie dan masker yang menutup sebagian wajahnya. Dia berjalan menuju han gang. Dia harus menyipitkan matanya agar dapat melihat dengan jelas. pandangan nya menyapu seluas mungkin.

Dia menemukannya! Seseorang dengan syal berwarna ungu sedang duduk ditepi sungai han. Eunhyuk segera menghampiri nya.

“annyeong haesseyo.” sapanya. Orang itu berbalik. Seorang pria, bertubuh tegap, dibalut mantel dan syal ungu melingkar di lehernya.

Eunhyuk terhenyak, bagaimana mungkin fans nya adalah seorang pria?

“duduklah.” ucapnya. Eunhyuk menurut dengan takut-takut. Dia menjaga jarak dari “fans” nya itu.

“aku masih normal. Tidak usah tegang seperti itu.” ucapnya. Eunhyuk hanya tersenyum.

“surat-surat itu bukan aku yang menulisnya.” lanjutnya.

“lalu siapa?”

“kekasihku.” Eunhyuk kembali menatap pria itu heran. Apa yang akan dilakukan pria itu? Apa dia akan memukulnya karena dia telah merebut perhatian gadisnya?

Eunhyuk menyiapkan kuda-kuda nya, bersiap kalau-kalau pria itu akan memukulnya. Besok dia akan tampil di tv, bisa gawat jika netizen melihat bogem di wajahnya.

“dia meninggal 2 hari yang lalu.” lanjutnya. Eunhyuk terkejut. Dia lalu menepuk pundak pria itu untuk menunjukan rasa simpatinya.

“aku tahu dia selalu mengirimu surat. Surat-surat itu dia tulis saat dia di rumah sakit. Kau adalah pria dalam imajinasinya, pria yang sempurna.”

“tapi kau yang selalu ada disampingnya kan?” pria itu menggeleng lemah.

“aku bekerja di Jepang. Baru sebulan yang lalu aku kembali karena mendengar sakitnya semakin parah.” Eunhyuk mengingat-ingat, sejak sebulan yang lalu surat-surat bertinta ungu itu tidak pernah mampir lagi ke dalam kotak suratnya.

“aku tahu dari kakaknya, setiap hari dia selalu mengirimi mu surat. Entah apa yang dia tulis, tapi aku hanya ingin berterimakasih karena kau sudah menghiburnya. Dia selalu tertawa saat melihatmu di televisi.” ujarnya.

“itu profesiku.”

“tapi aku malah meninggalkannya.” pria itu tertunduk lemah.

Akhirnya eunhyuk sadar apa yang sebenarnya surat-surat itu maksudkan.

“hei teman, kau tahu apa yang dia tulis untukku? Dia bilang, dia merindukanku. Hanya merindukanku. Tidak cinta, atau apapun seperti yang dikatakan fansku yang lain. Aku rasa sebenarnya surat itu untukmu.” pria itu kembali terhenyak. Dia menangis sejadi-jadinya. Mengeluarkan semua kesedihan yang selama ini dia pendam.

 

Eunhyuk kembali ke apartemennya dengan pikiran melayang.

“tragis.” batinnya. Dia membuka kotak surat berwarna ungu dan membaca surat-surat di dalamnya. Dia membacanya sambil berbaring. Enhyuk melihat tulisan lain disana. Tidak dengan tinta ungu. Dia mengambil sesuatu dari meja kerjanya agar bisa melihat tulisan itu lebih jelas.

Semua surat dia periksa, dan kalimat itu selalu tercantum disana. eunhyuk tersenyum. Selama ini surat-surat itu ternyata bukan untuknya.

 

Untuk kekasihku yang sedang bekerja keras untukku di Jepang

 

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on January 13, 2011 in fanfiction

 

Tags:

2 responses to “Surat Bertinta Ungu

  1. nitAnchovy

    January 16, 2011 at 1:45 am

    wahahha,, eunhyuk ke GRan tuh,, kekekeke,, kiain cowo itu bakalan homo, eh taunya,,

     
  2. dhean

    February 15, 2011 at 12:07 pm

    kaget sih waktu yang pake syall ungu itu cowok….hhee…
    over all….keren…….
    aku suka….^^….

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: